Di sini saya hanya ada satu persoalan
Persoalan tentang perkaitan hakikat dan keberanian
Hakikat adalah kebenaran
Dan keberanian perlu ada untuk kebenaran
Ironinya sekarang
Keberanian tidak mengiringi kebenaran
Kebenaran sudah ditutupi oleh rasa gentar
Kata si penakut: kita adalah suatu kaum minoriti, andai kita bangkit melawan pasti kita dihukum
Kata si pengecut: melawan arus itu kerja gila! apa yang penting, kita baiki diri sendiri dahulu.
Kata saya : memang bilangan kita adalah minoriti tetapi kekuatan dan keberanian tidak pernah melihat bilangan manusia. Cuma kita hanya perlu bersatu padu. Apabila kita bersatu hati pasti ketakutan itu hilang dan keberanian terbina.
Wahai para daie, lupakah kalian tentang peristiwa peperangan Badar? Lupakah kalian bilangan muslimin ketika itu? Lupakah kalian bahawa pada ketika itu Allah menurunkan bantuan kepada muslimin untuk mencapai kemenangan? Jangan pernah kalian engkar akan hakikat itu?
Sesungguhnya,
Hanya satu simpulan perlu disimpulkan
Untuk mengurangkan kekusutan
Demi mencari solusi sejahtera
Dan itu adalah
Satukan hati-hati mereka yang cintakan kebenaran
Kumpulkan mereka di satu daerah
Lalu ukirkan peta yang penuh berstrategi
Untuk mencapai kata sepakat
Demi memakna arca kebenaran
‘tidak pernah ada istilah sirr haaza dalam diari juangku’
Izzati anas
UniSZA
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
helaian yang dilihat
-
Assalamualaikum Hari ini saya sedikit ingin berbicara mengenai urusan perpindahan asrama di UDM. Sebentar tadi, saya telah perg...
-
Sesungguhnya kita saling jauh, jauh beribu batu, benua telah memisahkan kita, sempadan telah digarisi, jasad kabur di mata, suara sunyi di t...
-
Assalamualaikum. :) alhamdulillah, berpeluang menjenguk blog ini. sudah hampir satu tahun lebih tidak menulis di helaian ini..huhu. ...
Tiada ulasan:
Catat Ulasan